Menjelajahi Candi Uluwatu di Tepi Pantai Pecatu

Menjelajahi Candi Uluwatu di Tepi Pantai PecatuUluwatu merupakan salah satu wisata unggulan di Bali, Menjelajahi candi Uluwatu memberikan kesan tersendiri saat berada ditempat ini sambil ditemani suara deburan ombak yang menghantam karang di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu. Saat berada di kawasan Pecatu sempatkan mampir ke Uluwatu untuk menikmati pemandangan alam di sore hari ditemani tarian Kecak yang memberi ciri khas yang hanya dimiliki tempat ini.

Disepanjang tepi tebing sudah dibuatkan jalan setapak dengan beberapa anak tangga sehingga pengunjung bisa dengan mudah mengelilingi seputar kawasan untuk menjelajahi Pura, hutan dan areal terbuka lainnya. Mengunjungi Uluwatu disarankan sore hari saat akan dilakukan pementasan budaya tari Kecak pada pukul 18.00 WITA. Pementasan tari kecak dipertunjukan oleh 50 penari yang disaksikan sebanyak 500 orang setiap harinya. Pementasan tari kecak di Uluwatu berbeda dengan pementasan tari ditempat lain karena pementasan tari di Uluwatu harus membayar tiket masuk, lalu saat tarian berlangsung pengunjung bisa melihat rona mentari yang melatarbelakangi tari kecak yang dibawakan para penari. Tari kecak di Uluwatu sengaja dilokasikan di atas tebing yang menghadap laut lepas. Sura deburan ombak menjadi suara pengiring sepanjang tarian berlangsung. Waktu pertunjukan tari kecak mulai dari pukul 18.00 WITA sampai dengan pukul 19.00 WITA.

Berada di areal dalam Uluwatu pengunjung bisa melihat kawanan kera yang dipercaya sebagai penjaga kawasan ini. Kawanan kera ini menempati hutan Alas Kekeran tepat di akses masuk menuju dalam areal Pura Luhur Uluwatu. Tepat di atas tebing batu karang di ketinggian 97 meter pengunjung bisa mejelajahi Candi Uluwatu yang merupakan salah satu tempat peribadatan tertua di Bali. Pada hari keagamaan seperti Pidolahan, Pura Luhur Uluwatu dipenuhi umat yang akan melakukan upacara keagamaan yang sakral. Setiap pengunjung yang hendak memasuki Uluwatu harus menggunakan selendang dan kain yang disediakan oleh pengelola kawasan untuk menghormati tempat peribadatan umat hindu. Disarankan pengunjung yang datang berhati-hati membawa barang pribadi seperti kamera, topi, kaca mata atau perhiasan karena kawanan kera kerap iseng mengambil barang bawaan pengunjung.

About admin