Health

Tips Kesehatan, Kenali Pengawet Makanan di Dalam Belanjaan Anda

Tips Kesehatan, Kenali Pengawet Makanan di Dalam Belanjaan AndaPengawet makanan dibuat agar bisa menjaga kesegaran serta menjamin mutu awal pangan agar bisa terjaga dengan waktu selama mungkin. Pengawetan makanan adalah upaya yang dilakukan agar menghambat atau pun mencegah penguraian, fermentasi atau kerusakan lain pada makanan yang disebabkan jamur dan bakteri. Secara tradisional, pengawetan makanan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti dimasukkan dalam botol, diasinkan, dibuat menjadi selai, diberi larutan alkali dan yang lainnya. Mungkin Anda sering melihat tips kesehatan yang menyampaikan cara pengolahan makanan yang diawetkan, namun Anda juga harus mengetahui seperti apa makanan yang diawetkan tersebut. 

Bila mengawetkan makanan masih menggunakan cara tradisional mungkin tidak masalah, sayangnya seiring dengan perkembangan jaman serta teknologi, berbagai macam teknik pengawetan makanan pun dikembangkan, mulai dari dimasukkan dalam wadah hampa udara kemudian disinari, atau menggunakan medan listrik yang kuat, ditaruh dalam wadah tertutup hingga dipanaskan menggunakan molekul gas yang terionisasi. Pengawetan makanan ada yang aman ada yang tidak. 

Ada beberapa tips tentang kesehatan mengenai pengawetan makanan yang harus dihindari. Pertama, dengan menggunakan sodium benzoate. sodium benzoate adalah zat aditif yang dipergunakan sebagai pengawet dalam berbagai macam produk makanan serta minuman olahan. Namun, menurut penelitian pengawet makanan ini menimbulkan hiperaktif pada anak kecil dan mahasiswa bahkan sodium benzoate dapat meningkatkan gejala penyakit asma serta kanker. Leukemia dapat menjadi penyakit utama bila sodium benzoate ini dimasukkan kedalam minuman yang memiliki rasa asam atau vitamin C buatan. Campuran ini dapat menghasilkan benzene atau zat kimia yang memiliki sifat kanker.

 Kedua, natrium nitrat. natrium nitrat merupakan pengawet makanan yang dipergunakan di dalam daging olahan seperti sosis, bacon, dendeng, daging asap yang lainnya. Menurut dugaan, natrium nitrat ini akan meningkatkan resiko jantung karena bisa merusak pembuluh darah hingga arteri mengeras dan menyempit. natrium nitrat juga dapat mempengaruhi cara tubuh mempergunakan gula sehingga tubuh akan lebih mudah terserang diabetes, bahkan penggunaan natrium nitrat dalam jumlah yang tinggi bisa menyebabkan kanker tiroid, pankreas dan yang lainnya.

 Terakhir, TBHQ. TBHQ ini biasanya dipergunakan untuk minyak nabati, mie, biskuit atau makanan cepat saji untuk memperpanjang umur simpannya. Pengawet makanan ini bisa meningkatkan resiko tumor, pembesaran hati, kejang bahkan kelumpuhan. Pengawet ini diduga dapat mempengaruhi perilaku manusia menjadi hiperaktif. Sebisa mungkin sebelum membeli makanan atau minuman, disarankan Anda membaca apa saja komposisi bahan serta jenis pengawet makanan yang berada di sana terlebih dulu. Jangan sepelekan tips kesehatan ini. Selain memperhatikan komposisi pengawet makanan, Anda juga harus memperhatikan konsumsi gula dalam tubuh Anda. Ganti gula Anda menggunakan Tropicana agar kesehatan dapat terjaga.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close