Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dengan Metode Manual

Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dengan Metode ManualCara menghitung usia kehamilan dalam minggu saat ini sebenarnya sudah sangat dimudahkan dengan keberadaan aplikasi kalkulator kehamilan. Anda hanya perlu memasukkan data-data yang dibutuhkan, maka Anda bisa mengetahui usia kehamilan Anda saat ini dan hari perkiraan lahir. Namun bagi Anda yang tidak mau repot mencari aplikasi tersebut, Anda juga bisa menghitung usia kehamilan dengan metode manual. Berikut penjelasan selengkapnya.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu Ternyata Tidak Sulit

Menghitung usia kehamilan secara manual bisa dilakukan dengan beberapa cara. Cara-cara tersebut adalah dengan rumus Naegele, sistem fundus uteri dan deteksi gerakan janin. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

  • Kalender Masa Haid (Rumus Naegele)

Cara pertama seperti dikutip dari dedaunan.com adalah dengan menggunakan rumus naegele. Untuk melakukan cara ini, Anda perlu menghitung kalender masa haid. Diperlukan ketelitian dan data yang akurat supaya perhitungannya pun tepat. Terutama data mengenai siklus menstruasi Anda, yakni hari terakhir menstruasi. Umumnya rumus ini digunakan untuk menentukan hari kelahiran, terutama untuk wanita yang siklus haidnya teratur, antara 28-30 hari.

Rumus Naegele: HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) – 7, Bulan Haid – 3, Tahun + 1.

Contoh: Hari pertama haid terakhir adalah 25 Mei 2015. Maka penyelesaian rumusnya adalah 25 – 7 = 18 (tanggal), 5 (Mei) – 3 = 2 (bulan), 15 + 1 = 16. Jadi bisa diperkirakan, bayi akan lahir pada tanggal 18 Februari 2016. Tapi biasanya diberikan waktu toleransi 7 hari setelah dan sebelum tanggal tersebut. Jadi HPL (Hari Perkiraan Lahir) adalah antara tanggal 11 – 25 Februari 2016.

Akan tetapi dengan catatan, apabila angka bulan tidak bisa dikurang 3, maka harus ditambah 9 dan tahunnya tidak perlu ditambah 1  lagi. Sedangkan untuk menghitung usia kehamilan, Anda hanya perlu menambahkan 7 sejak HPHT. Bagaimana? Mudah sekali bukan cara menghitung usia kehamilan dalam minggu?

  • Sistem Fundus Uteri

Cara berikutnya adalah dengan sistem fundus uteri atau puncak rahim. Dengan cara ini Anda tidak perlu pusing memikirkan HPHT atau rumus tadi. Anda hanya perlu menggunakan jari atau alat pengukur. Caranya adalah meraba bagian rahim pada area yang menonjol. Hitung mulai dari tulang kemaluan sampai puncak rahim. Jarak antara dua bagian tersebut menandakan usia kehamilan dalam minggu.

Misalnya jakar antara tulang kemaluan sampai puncak rahim adalah 28 cm. Maka bisa diperkirakan usia kehamilan Anda adalah 28 cm. Jika berat badan Anda normal, Anda tidak perlu menggunakan alat pengukur. Hanya perlu menggunakan dua jari Anda. Setiap dua jari Anda menandakan dua minggu usia kehamilan.

  • Deteksi Gerakan Janin

Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu yang selanjutnya adalah dengan mendeteksi gerakan janin. Tapi mungkin cara ini tidak bisa dipastikan akurat 100 persen. Caranya sangat sederhana, apabila Anda sudah mulai merasakan ada gerak janin dari dalam perut, bisa diperkirakan usia kandungan Anda antara 18-20 minggu. Usia tersebut diperuntukkan bagi ibu hamil yang baru pertama kali hamil. Sedangkan untuk yang sudah pernah hamil sebelumnya, umumnya janin akan mulai bergerak di usia 16-18 minggu.

Kurang lebih begitulah penjelasan mengenai tiga cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dengan metode manual. Namun jika Anda kurang yakin, sebaiknya datang saja ke bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui usia kehamilan Anda secara lebih akurat. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply